Kamis, 18 November 2010

Molly van Oranje (R.I.P)


Molly sakit, sejak dua hari yang lalu dia lemas tak berdaya, wajahnya pucat siripnya bergerak lemah tak mengembang. Betapa sedihnya aku saat menyadari tak ada yang bisa aku lakukan, karena sepertinya dokter hewan untuk Molly tidak tersedia… (kenapa demikian? Aku juga tak tahu? ^,^).

Selasa pagi hari aku telah menemukan Molly mengapung kaku ditempatnya, entah kapan tepatnya dia menghembuskan nafas terakhirnya, saat aku menemukannya dia sudah mengapung bersama makanan yang aku berikan sejak kemaren masih utuh.

Banyak spekulasi tentang kematian Molly ini, ada yang bilang dia tak tahan air dingin, ada yang bilang dia kurang makan, ada juga yang bilang dia mati karena kesepian. Yah… Molly adalah salah satu dari 6 ikan peliharaan yang ada di kosan kami, teman-teman Molly sudah mati lebih dulu, Cipang dan Bonex mati karena tak pernah dikasih makan sama pemiliknya, Mas Budi ‘terpaksa’ mati karena ikut masuk kedalam selokan waktu pemiliknya membersihkan tempat tinggalnya, Bouncil tak betah hidup karena dicuekin majikannya, Macir mati tanpa alasan yang jelas, dan tinggallah Molly sendiri yang bertahan lama hingga 4 bulan, meski akhirnya mati jugalah dia menyusul teman-temannya. Apapun alasan kematiannya, aku sangat berduka untuknya.
Memelihara ikan ternyata tidak semudah bayanganku. Awalnya aku kira hanya cukup mengganti air, memberinya makan dan membersihkan kolam kecilnya dua kali seminggu dia akan baik-baik saja sebagaimana “petunjuk pemeliharaan” yang tertulis dalam bungkus makanan Molly, tapi ternyata ada factor lain diluar langkah standard itu yakni jodoh.

Dan sepertinya aku tidak berjodoh dengan hewan peliharaan, May Chan hanya berumur 2 minggu dibawah asuhanku dan kini Molly hewan yang sangat sederhana untuk dipeliharapun tak tahan hidup bersamaku, hehehehe…..

Maafkan aku Molly, kadang aku terlambat memberimu makan dan mengganti airmu, aku hanya menyapamu saat akan berangkat kerja dan menengokmu kembali menjelang tidur, itupun jika diriku tidak lupa. Selamat tinggal Molly, semoga kau tenang disana……

Tidak ada komentar:

Posting Komentar